Pages

Showing posts with label Bola. Show all posts
Showing posts with label Bola. Show all posts

09 October 2011

Pose Bugil Kiper Wanita AS untuk 'Body Issue'

Los Angeles - Hope Solo, kiper cantik tim sepak bola wanita Amerika Serikat magicJak, berpose tanpa sehelai benang pun dalam majalah rilisan ESPN edisi ‘Body Issue’.

Hope Solo adalah salah satu dari sejumlah atlet lain, baik laki maupun perempuan, yang ambil bagian dalam sesi foto majalah ini.

“Saat remaja, saya merasa tak nyaman dengan bentuk tubuh saya. Saya merasa kurang feminin. Tetapi seiring waktu berlalu, saya belajar untuk sepenuhnya menerima tubuh saya. Ini membantu saya meraih mimpi dan tujuan saya. Saya tak punya masalah dengan berpose telanjang, karena sekarang saya melihat tubuh sebagai kekuatan,” ujarnya, seperti dinukil dari ESPN.

“Tahun 2008, mungkin adalah saat dimana saya dalam kondisi terbaik, dan kami memenangkan medali emas. Saya mulai melihat hubungan antara tubuh dan pencapaian target. Saya tak bisa menjadi kiper bagus tanpa tenaga, keuletan dan kecepatan,” tandasnya.

Majalah ESPN The Magazine’s 2011 “Body Issue”, terbit hari Jumat (7/10/11), menampilkan sejumlah foto eksklusif dari sejumlah atlet yang berpose telanjang atau semi telanjang.

Selain Solo, ada pegolf wanita profesional Belen Mozo, snowboarder Gretchen Bleiler hingga pebasket Sylvia Fowles. Pebasket NBA Blake Griffin maupun penjaga gawang Tim Howard juga tak ketinggalan berpose. (inilah.com)

06 October 2011

Berita Bola, Barcelona Pecahkan Rekor Madrid

BARCELONA – Barcelona Josep Guardiola terus mengukir rekor baru. Kali ini, Barca baru saja memecahkan rekor mencetak gol di 24 laga di kandang lawan secara beruntun yang telah dipegang Real Madrid sejak 1953.

Seperti dilansir situs resmi Barcelona, sebuah gol Adriano di Estadio El Molinon, Gijon pada laga Sporting Gijon versus Barcelona pekan lalu telah cukup untuk memecahkan rekor lama Liga Spanyol yang telah bertahan selama hampir setengah abad.

Saat itu Real Madrid mencetak gol di setiap partai tandang sejak pekan 27 musim 1950-1951 hingga pekan 12 musim 1952-1953.

Bila dalam 23 partai tandang Real Madrid itu rekornya 6 menang, 7 seri, dan 10 kali kalah maka rincian rekor Barcelona jauh lebih baik dengan 17 menang, 6 seri, dan hanya 1 kali kalah. Satu-satunya kekalahan Barca tersebut diperoleh saat bertandang ke markas Real Sociedad, Stadion Anoeta pada musim lalu di mana mereka telah memastikan gelar.

Dalam 24 laga itu, Barcelona mampu mencetak 58 gol dan hanya kebobolan 18 gol.

Terakhir kali Los Azulgranas gagal mencetak gol di kandang lawan terjadi saat mereka bermain imbang tanpa gol melawan Espanyol di Stadion Cornelia El-Prat pada pekan 33 musim 2009-2010 lalu.

Barcelona berpeluang memperbaiki rekor mereka saat memainkan laga tandang berikutnya melawan Grenada di Stadion Los Carmenes, pada 26 Oktober 2011 mendatang.
(fit) (okezone.com)

01 October 2011

Kaka Bikin Lini Tengah Madrid Semakin Dinamis

Madrid – Pulihnya Kaka menambah kekuatan di lini tengah Real Madrid. Hal ini diakui Xabi Alonso, yang harus bersaing lebih keras untuk mendapatkan tempat di lini tengah.

Kembalinya Kaka membuat persaingan di lini tengah semakin memanas. Selain Xabi Alonso, masih ada Mesut Ozil dan Sami Khedira, serta Nuri Sahin yang masih belum pulih dari cedera.

28 September 2011

Nerazzurri Andalkan Duet Pazzini-Milito

Moskow: Setelah terpuruk di matchday pertama—dipecundangi Trabzonspor 0-1 di Giuseppe Meazza—dalam laga kedua Inter Milan membidik kemenangan pertama saat berkunjung ke Luzhniki Stadium, markasnya CSKA Moscow, Selasa (27/9) sore waktu setempat. Untuk itu, pelatih Nerazzurri Claudio Ranieri menurunkan duet bomber Diego Milito dan Giampaolo Pazzini yang akan didukung gelandang muda Ricky Alvarez.

14 September 2011

Inilah Fakta Duel Barcelona vs Milan

BARCELONA- Pecinta sepakbola sudah disuguhi laga pembuka penyisihan grup Liga Champions 2011/2012 dengan partai panas dan sarat gengsi antara dua klub terbaik Eropa, bahkan di dunia. Pertarungan antara Barcelona kontra AC Milan, Selasa (13/9/2011) atau Rabu dini hari WIB, menjadi laga yang sangat dinantikan.

12 September 2011

Apa yang Terjadi, Jika Messi dan CR7 Bertukar Tim?

MADRID – Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi kini menjadi ikon di klub masing-masing. Tak jarang keduanya kerap dibandingkan, meski sebenarnya masing-masing memiliki kelemahan dan kelebihan tersendiri.

Messi begitu melekat dengan Barcelona, klub yang telah membesarkan namanya. Begitu juga dengan CR7 –sebutan Ronaldo- yang sering menjadi inspirator Los Blancos.

Messi, memang telah memenangi banyak gelar bersama Azulgrana. Sementara itu, CR7 baru bisa mempersembahkan gelar Copa del Rey untuk Madrid. Tapi, dari segi skill individu, keduanya yang terbaik saat ini.

Namun, apa yang akan terjadi jika Messi dan CR7 bertukar tim. Berikut analisa Yahoosport, Sabtu (10/9/2011) ketika berrandai-andai Messi berkostum Madrid, sementara CR7 berada satu tim dengan Xavi Hernandez dan Andres Iniesta.

Pembagian bola
Barcelona sukses memperagakan gaya tiki-taka yang kerap membuat lawan kesulitan mengambil alih jalannya pertandingan. Dalam sistem ini Barca sangat bergantung pada passing dan pengusaan bola. Pola permainan ini bisa berjalan dengan baik berkat dua jenderal lapangan tengah, Xavi dan Iniesta.

Keduanya seringkali menjadi ruh permainan Azulgrana dengan pengaturan serangan brilian. Messi bisa bekerja dengan baik di Barca berkat dukungan Xavi dan Iniesta di lini tengah.

Namun, melihat permainan CR7 bersama Madrid selama ini, dia terlihat lebih individualistis. CR7 memang diberi tugas untuk mengacak-acak lini belakang lawan. Jika bergabung ke Barca, CR7 harus belajar lebih banyak bagaimana membagi bola dengan rekan setim.

Jumlah Gol
Tak perlu meragukan kapasitas CR7 dan Messi dalam mencetak gol. CR7 merupakan salah satu pemain haus gol. Dia akan berkembang dengan baik di Barca dengan sokongan Xavi dan Iniesta di tengah.

Messi memang begitu sukses bersama Barca. Tapi, perlu diingat sukses Messi tak lepas dari kehadiran dua gelandang Xavi dan Iniesta. Sebagai bukti, Messi tidak sesukses seperti di Barca ketika membela Timnas Argentina.

Situasi ini mungkin membenarkan adanya anggapan Messi sebenarnya bisa sukses dengan bantuan rekan setimnya, berbeda dengan CR7 di Madrid.

Andai keduanya bertukar tim, CR7 tak akan kesulitan membukukan gol-golnya ke gawang lawan, namun bersama Madrid Messi diprediksi justru bakal mengoleksi gol lebih sedikit ketimbang CR7.

Pemain Terbaik Dunia
Baru-baru ini Messi dinobatkan sebagai pemain terbaik di dunia setelah menyabet trofi FIFA Ballon d’Or. Dia juga memenangi gelar UEFA Best Player. Pencapaian ini jelas berdasar pada performa Messi bersama Barcelona.

Andai CR7 hijrah ke Barca, bukan tidak mungkin dia-lah yang menyabet gelar-gelar individu bergengsi tersebut. Seperti yang disebutkan sebelumnya, di Barca Messi mendapat dukungan penuh dari dua jenderal lapangan tengah, Xavi dan Iniesta.

CR7 akan makin berbahaya jika dia bermain dengan Xavi dan Iniesta. Sebaliknya, Messi diragukan bisa tampil secemerlang seperti di Barca jika dia hijrah ke Santiago Bernabeu.
(wei) (okezone.com)

10 September 2011

Milan Diimbangi Lazio 2-2

Detiksport.com, Milan - Juara bertahan AC Milan mengawali Seri A dengan hasil kurang memuaskan. Sempat tertinggal dua gol, Rossoneri hanya mampu memaksakan hasil imbang 2-2 dengan Lazio

Bermain di depan pendukungnya di San Siro, Sabtu (10/9/2011) dinihari WIB, Lazio unggul dua gol dalam tempo 21 menit lewat Miroslav Klose dan Djibril Cisse.

Kemudian duet Milan di lini depan, Zlatan Ibrahimovic dan Antonio Cassano menyamakan kedudukan hingga akhir babak pertama. Setelanya tak ada lagi gol yang tercipta meski Il Diavolo Rossi mendominasi jalannya laga.

Jalannya pertandingan

Klose membawa Lazio unggul lebih dulu di menit 12. Diawali umpan Stefano Mauri ke kotak penalti, Klose yang menerima mengecoh Alessandro Nesta sebelum menceploskan bola ke jala Christian Abbiati.

Lima menit setelahnya Milan nyaris kebobolan lagi. Diawali miskomunikasi antara Nesta dan Gennaro Gattuso di lini pertahanan, Djibril Cisse merebut bola dan melepaskan sepakan yang masih bisa diamankan Abbiati.

Bola rebound nyaris dikonversi jadi gol oleh Klose andaikan Daniele Bonera tak menghalaunya.

Mauri kembali mengarsiteki gol kedua Lazio di menit 21 dan kali ini diselesaikan oleh Cisse lewat sebuah sundulan menyusul crossing Mauri dari sayap kanan. Milan tertinggal 0-2.

Milan memperkecil ketertinggal di menit ke-28 saat umpan Alberto Aquilani dengan baik diterima Antonio Cassano di kotak penalti setelah lolos dari jebakan offside. Umpan dikirim ke depan gawang dan Ibra dengan mudah menyontek bola ke dalam jala Lazio.

Tak sampai lima menit setelahnya Cassano mencetak gol penyama kedudukan memanfaatkan korner Kevin-Prince Boateng lewat sundulannya.

Lazio berpeluang unggul kembali setelah umpan Abdoulay Konko mengirimkan umpan silang mendatar ke kotak penalti pada menit ke-36. Sayang tembakan Hernanes masih melebar dari sasaran.

Dua menit setelah restart Cassano punya kesempatan mencetak gol namun bola hasil tendangannya masih melebar.
Begitupun peluangnya di menit ke-63 ketika menerima umpan Ibra di tiang jauh, bola masih menerpa tiang gawang Albano Bizzarri.

Satu menit setelahnya Cassano kembali membahayakan pertahanan Lazio. Pergerakannya di sayap kiri dituntaskan umpan ke Boateng namun tembakan Boateng masih tepat di pelukan Bizzarri.

Lima menit sebelum bubaran Ibra yang menerima umpan terobosan sambil dikawal satu pemain Lazio, berhasil masuk hingga area 16 meter sebelum melepaskan tembakan yang masih bisa dihadang Bizzarri.

Susunan pemain

Milan: Abbiati, Abate, Nesta, Thiago Silva, Antonini; Gattuso (Van Bommel 18'), Ambrosini, Aquilani (Nocerino 68'); Boateng (Pato 76'); Ibrahimovic, Cassano

Lazio: Bizzarri; Konko, Biava, Dias, Zauri; Ledesma, Brocchi; Cissè, Hernanes (Matuzalem 85'), Mauri (Lulic 81'); Klose (Gonzalez 68')
( mrp / mrp )

09 September 2011

Barcelona Mulai Membosankan

TRIBUNNEWS.COM, GETAFE — Presiden Getafe, Angel Torres, menilai gaya permainan cantik yang kerap ditampilkan Barcelona mulai membosankan. Ia pun mengaku yakin tahun ini hegemoni Barcelona akan dipatahkan oleh rival abadi mereka, Real Madrid.

"Barcelona bermain dengan memori, dan terus melakukannya selama lima tahun. Namun, ada banyak orang yang mulai bosan (dengan gaya permainan mereka)," kata Torres dalam acara televisi di Spanyol, Onda Cero.

Sejak tahun 2008, Barcelona terus mendominasi Liga BBVA. Gaya pemainan umpan dari kaki ke kaki membuat lawan selalu kesulitan dan di sisi lain menjadi hiburan bagi para pendukungnya. Berkat gaya itu juga, Barcelona berhasil membuat Madrid harus puas menjadi nomor dua.

"Benar bahwa siklus mereka berjalan dengan baik dan mereka membuat Madrid kewalahan. Namun, saya yakin ini akan menjadi tahun di mana Madrid akan menggantikan mereka. Madrid punya potensi lebih dari segi fisik tahun ini. Mereka akan memainkan sepak bola yang sesungguhnya, yang mana juga didukung dengan kemampuan teknik," pungkas Torres.