Pages

Showing posts with label Sport. Show all posts
Showing posts with label Sport. Show all posts

09 October 2011

Lorenzo Butuh Keajaiban untuk Raih Gelar Juara Dunia

MICOM: Jorge Lorenzo, juara dunia MotoGP 2010, mengatakan, dirinya membutuhkan banyak sekali keajaiban untuk memenangi gelar utama di ajang balap motor dunia itu pada musim 2011.

"Saya membutuhkan banyak keajabian untuk mengejar peraihan angka dalam musim ini dari pesaing terberat Casey Stoner," kata pembalap asal Stoner itu di Jimbaran, Sabtu (8/10).

Lorenzo mengaku, cukup kesulitan untuk mengejar ketertinggalan angka yang terpaut cukup jauh.

Menurut dia, hal itu membuat cukup sulit untuk meraih kembali gelar juara dunia MotoGP untuk musim seri balapan tahun ini.

"Namun semua bisa terjadi dalam pertandingan olahraga, bisa saja saya memperoleh keajaiban sehingga meraih gelar tersebut," ujarnya.

Dia menambahkan, apabila dirinya berhasil kembali memuncaki perolehan nilai sampai seri terakhir diselenggarakan, maka pada musim depan perlu dipikirkan strategi yang tepat guna meredam laju para pesaingnya.

"Mungkin musim depan pesaing terberat bagi saya masih Casey Stoner, dan kami harus memikirkan strategi yang terbaik ke depannya," katanya.

Sementara Jorge Lorenzo berharap bisa melihat para pembalap berbakat dari Indonesia bisa tampil di ajang bergengsi MotoGP.

Namun untuk menjadi seorang pebalap sepeda motor yang profesional butuh kerja keras dan kedisiplinan diri guna menjaga selalu stamina sebelum bertanding.

"Hal yang biasanya saya lakukan untuk menjaga stamina adalah minimal tiga kali dalam seminggu melakukan latihan beban. Kemudian menjaga asupan makanan dengan baik," ujarnya.

Sebelumnya, pebalap kelas dunia tersebut kembali para penggemar di Pulau Dewata untuk yang ketiga kalinya. Kehadiran Jorge yang telah ditunggu oleh ratusan pecinta balapan sepeda motor itu disambut histeria.

Sesaat sebelum kehadiran sang juara dunia MotoGP di lokasi acara jumpa penggemar, Balawan, salah seorang musisi handal di Pulau Dewata tampil memberikan suguhan yang apik dan aktraktif. (Ant/Ol-3) (mediaindonesia.com)

01 October 2011

The Doctor Start dari Pitlane

Aragon - Valentino Rossi akan melakukan start dari pit pada MotoGP Spanyol di sirkuit Aragon, Minggu sore WIB (18/9/2011), setelah memutuskan untuk melebihi jatah mesinnya usai sesi kualifikasi yang berjalan amat buruk.

Rossi memutuskan memakai mesin ketujuhnya sepanjang musim ini setelah menempatkan diri pada grid 13 di sesi kualifikasi, Sabtu kemarin, yang berarti dia akan start dari pitlane, 10 detik setelah lampu merah dipadamkan.

20 September 2011

Rossi Siap Ubah Posisi Menunggang Ducati

Valentino Rossi terus mencari solusi sehingga bisa "menjinakkan" Ducati tunggangannya. Juara dunia tujuh kali MotoGP ini mengatakan bahwa posisi mengendarai motor, akan menjadi salah satu jalan keluar, sehingga Ducati bisa mendapatkan kecepatan yang bagus.

10 September 2011

Burgess: Ducati Butuh Perubahan

BOLOGNA - Valentino Rossi belum juga mampu menaklukkan motor Ducati Desmosedici. Oleh sebab itu, legenda kru Jerry Burgess, meminta kepada Ducati untuk melakukan perubahan secara radikal.

Seperti diketahui, Rossi hanya mampu finis di peringkat tujuh dalam balapan yang berlangsung di Misano, pekan lalu. Kendati demikian, motor GP11.1 milik Rossi tertinggal sekira 23 detik dari sang pemenang Jorge Lorenzo.

Burgess memiliki saran memperbaiki performa motor Ducati. Menurutnya, satu-satunya cara untuk meningkatkan kualitas potensi Ducati adalah dengan mencoba bagian motor yang baru, dengan fokus meningkatkan kecepatan motor.

"Ducati membutuhkan beberapa bantuan dan ide yang berbeda. Semua orang sadar perasaan para pembalap yang belum didapat dengan motor harus ditingkatkan, dan kami harus melakukan itu dengan metode yang ditentukan oleh mereka," kata Burgess dilansir MCN, Rabu (8/9/2011).

"Kami sudah melakukan yang terbaik di trek dan sampai kami menemukan sesuatu untuk dikerjakan, maka kami akan kesulitan untuk berkembang. Rossi akan tampil maksimal dan berjuang seadanya. Dia selalu akan berkata performa motor harus diperbaiki," lanjutnya.

Ducati memang harus bergerak cepat untuk memperbaiki performa. Jika tidak, bukan tidak mungkin pabrikan asal Italia itu akan semakin tertinggal dari Repsol Honda dan Yamaha. "Kita harus melakukan perubahan besar dan ini terserah Ducati," ungkap Burgess.

"Kami menunggangi motor pada semua kondisi dan posisi, sama seperti setiap pembalap yang pernah menunggangi Ducati. Ketika kami melihat setingan yang dipakai Stoner, kami bisa memakainya juga," tandasnya dilansir MCN, Rabu (8/9/2011). (hmr)
(okezone.com)

09 September 2011

Rossi Tolak Tantangan Checa untuk Duel di Superbike

MUGELLO, Kompas.com - Valentino Rossi menolak tawaran untuk tampil di World Superbike pada akhir tahun ini untuk Ducati, meskipun dia mendapat wildcard. "The Doctor" mengatakan bahwa dia masih sedang fokus menghadapi MotoGP musim ini.

Juara dunia sembilan kali grand prix ini ditantang oleh pemimpin klasemen sementara WSB, Carlos Checa, untuk berduel di Imola yang akan berlangsung pada 25 September mendatang, pekan antara GP Motorland Aragon dan Twin Ring Motegi. Checa memberikan undangan itu karena tahu bahwa Rossi sedang "nganggur".

Namun Rossi, yang sedang berjuang keras untuk memperbaiki performa Ducati sehingga lebih kompetitif dalam sisa MotoGP musim 2011 ini, mengatakan dirinya tak mungkin memenuhi undangan pebalap Spanyol tersebut. Meskipun dia sudah pernah menegaskan keinginannya untuk bersaing di World Superbike suatu saat nanti, tetapi Rossi mengatakan bahwa hal tersebut (tampil di Superbike) harus di luar jadwal MotoGP.

Sebelumnya, Rossi juga pernah mendapat "kartu liar" untuk melawan Troy Bayliss di seri Qatar, bersama Yamaha, pada tahun 2009. Akan tetapi, pabrik Jepang tersebut menolak permintaannya untuk menunggang sebuah motor pabrik R1.

Rossi mengatakan: "Ini adalah ide yang baik, dan saya suka. Tetapi itu selalu sulit untuk kalender. Dulu, saya selalu nyaris tampil di balapan WSB, terutama pada tahun 2009. Ada balapan di Qatar, tetapi Yamaha mengatakan kepada saya mereka memiliki R1 baru, sehingga mereka tidak memiliki banyak uang dan mereka tidak yakin.

"Saya ingin melakukannya, tetapi saya lebih senang kalau di luar kalender. Selama musim tersebut jadwalnya padat. Jadi, mengapa tidak di waktu yang akan datang, dan karena mungkin kami bisa lebih senang dari pada di sini."

Rossi juga menolak ide mengenai pelaksanaan WSB dan MotoGP di waktu yang berbeda, sebagaimana telah dibahas sebelumnya.

Rencana untuk mengampanyekan WSB selama musim dingin, dan MotoGP selama musim panas, telah diperdebatkan. Tetapi Rossi mengatakan: "Saya sudah mendengar tentang ide ini dari dua tahun lalu, tetapi mungkin hal tersebut memiliki beberapa poin baik, dan buruk. Mungkin lebih sulit bagi WSB jika berlangsung pada musim dingin, dalam menemukan tempat yang tepat untuk balapan. Saya ingin mencoba ikut satu balapan, tetapi jika WSB di musim dingin, maka saya tidak ikut dua kejuaraan. Itu terlalu banyak."